Home » » Kaleidoskop 2012 : Fenomena Astronomi Paling Spektakuler 2012

Kaleidoskop 2012 : Fenomena Astronomi Paling Spektakuler 2012

Written By gioabi fashar on Minggu, 30 Desember 2012 | 15.34

Tidak terasa tinggal 2 hari lagi kita akan memasuki tahun yang baru. Namun,apakah kalian masih ingat fenomena-fenomena astronomi apa saja di tahun 2012 ini yang spektakuler dan menggemparkan dunia? Kali ini kita akan membahas 6 fenomena astronomi yang spektakuler dan menghebohkan dunia.

Badai Matahari Terkuat
Badai matahari terkuat terjadi pada 24 Januari 2012. Ledakan yang terjadi mendekati level tertinggi (M-9). Lontaran massa korona bergerak ke Bumi dengan kecepatan 22.000 km/detik.
Walaupun badai matahari ini sangat kuat,namun tidak berdampak pada kehidupan di Bumi. Badai ini hanya sempat membutakan satelit yang mengorbit Venus. Puncak badai matahari diperkirakan akan terjadi pada pertengahan tahun 2013.

Hari Tanpa Bayangan
Hari tanpa bayangan terjadi pada 21 Maret sampai 23 September. Fenomena ini terjadi akibat gerak semu tahunan matahari. Dan pada tanggal tersebut matahari tepat berada di garis khatulistiwa. Wilayah yang berada di bawah khatulistiwa,akan mengalami hari tanpa bayangan.

Gerhana Bulan Supermoon
Supermoon terjadi akibat posisi Bulan berada di titik terdekat dengan Bumi. Pada saat gerhana ini terjadi,jarak antara Bumi-Bulan sekitar 358.482 km.
Sungguh sulit membedakan Supermoon dengan Bulan purnama biasa. Apabila kita melihat supermoon dengan mata telanjang,ukuran supermoon hanya terlihat 0,5% lebih besar dari pada bulan purnama biasa. Perlu teleskop untuk membandingkan supermoon dengan bulan purnama biasa.

Transit Venus
Transit/gerhana Venus terjadi pada 6 Juni 2012. Fenomena ini terjadi akibat Venus berada di antara Bumi dan Matahari. Venus tampak seperti titik hitam di muka matahari dari sudut pandang manusia di Bumi. Fenomena ini tergolong langka,karena transit venus baru akan terjadi lagi 105 tahun lagi.

Gerhana Bulan Penumbra
Gerhana bulan penumbra terjadi pada 28 November 2012. Fenomena ini terjadi akibat bulan berada di bayangan umbra Bumi. Gerhana ini tidak membuat bulan berwarna merah,hanya membuat cahaya bulan sedikit redup. Gerhana bulan penumbra tergolong cukup langka,karena  tidak terjadi setiap tahunnya.

Hujan Meteor Orionids
Hujan meteor orionids terjadi pada 20-24 Oktober 2012. Hujan meteor orionids terjadi akibat debu-debu komet halley yang memasuki atmosfer Bumi. Pada saat terjadi,terdapat 20 sampai 40 meteor perjamnya.
Share this article :

2 komentar:

  1. kok fenomena kiamat 2012 ga dimasukkin?

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu gk penting,kan orng2 udh pada tau itu boongan--"

      Hapus

 
Support : Copyright © 2013. Astronomi ID - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger