Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Serba-Serbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serba-Serbi. Tampilkan semua postingan

Sejarah Singkat Nama Supermoon

Written By Unknown on Minggu, 23 Juni 2013 | 15.16

Malam ini,23 Juni 2013,akan menjadi malam yang indah karena langit malam akan dihiasi bulan yang berada pada jarak terdekatnya dengan bumi (perigee). Pada jarak terdekatnya ini,bulan akan tampak lebih besar. Tidak seperti di saat bulan berada di jarak terjauhnya dengan bumi (apogee) yang tampak lebih kecil. Bulan akan berada pada jarak 356.989 km dari bumi. Jarak yang cukup dekat,bukan?
Apakah kalian tahu sebutan untuk bulan yang tampak lebih besar ini? Ya,Supermoon. Namun,Supermoon ini tidak ada hubungannya dengan tokoh pahlawan super,Superman. Nama Supermoon ini juga tidak termasuk ke dalam istilah astronomi. Supermoon atau bulan super merupakan istilah astrologi yang diperkenalkan Richard Nolle pada tahun 1979 dalam majalah HOROSCOPE.
Menurut Richard Nolle,Supermoon merupakan bulan purnama atau bulan baru yang terjadi di saat bulan berada pada jarak terdekatnya dengan bumi (perigee). Tapi yang menarik, menurut Richard Nolle, Supermoon tidak hanya terjadi sekali dalam setahun. Setidaknya ada 4-6 supermoon yang terjadi dalam satu tahun dan supermoon yang dihebohkan tahun 2011 itu pun bukan yang paling dekat dalam 18 tahun.
Jangan lupa nanti malam untuk menyaksikan Supermoon terbesar di tahun ini! Semoga langit malam nanti akan cerah! Salam Astronomi!

4 Jejak Kejayaan Astronom Islam

Written By Unknown on Rabu, 19 Juni 2013 | 11.10

Astronom Islam mengalami masa kejayaannya antara abad ke-9 sampai abad ke-16. Pada masa kejayaannya itu,astronom Islam meninggalkan beberapa jejak peninggalannya sampai saat ini. Berikut ini merupakan 4 jejak kejayaan astronom Islam:

1. Observatorium Al-Shammisiyyah dan Jabal Qasiyun

Inilah observatorium astronomi modern pertama di dunia. Didirikan oleh Sultan Ma'mun dari Dinasti Abbasiyah pada abad ke-9 di Al-Shammisiyyah,tak jauh dari Baghdad,Irak,dan Jabal Qasiyun dekat Kota Damaskus,Suriah. Sayangnya,tak ada lagi jejaknya.

2. Observatorium Taqi al-Din

Dengan sokongan dana dari penguasa Ottoman,Sultan Murad III,astronom Taqi al-Din Muhammad bin Ma'ruf mendirikan observatorium di Istanbul,Turki,pada 1577. Namun umur observatorium ini sangat pendek. Tiga tahun kemudian,akibat ditentang sejumlah ulama,observatorium ini dihancurkan.

3. Observatorium Maragheh


Observatorium Maragheh dibangun oleh Hulagu Khan,cucu Genghis Khan,pada 1259 dengan biaya 2.000 dinar. Penguasa Timur Tengah dari Mongol itu membangun observatorium di Maragheh,kota di Azerbaijan Timur,atas usul Nasiruddin al-Tusi. Pada masa itu,Observatorium Maragheh menjadi observatorium terbesar di dunia. Ilmuwan dari berbagai negara datang untuk memanfaatkan fasilitas itu. Gregory Choniades,ilmuwan dari imperium Bizantium,pun datang berkunjung ke Maragheh.
Dengan memanfaatkan observatorium ini,astronom jenius Nasiruddin al-Tusi membuat tabel pergerakan dan posisi planet dengan akurat. Bersama beberapa astronom lain,Nasiruddin mengguncang dunia astronomi dengan karya-karya mereka melawan sejumlah teori lama. Kontribusi mereka dikenal dengan "Revolusi Maragheh". Namun observatorium ini tak terurus setelah kematian Hulagu Khan. Observatorium terbesar di dunia ini akhirnya rontok digoyang gempa.

4. Observatorium Ulugh Beg

File:Samarkand observatoire ulugh beg.jpg

Dibangun oleh penguasa dari Dinasti Timurid,Ulugh Beg,pada 1424 di Samarkand,Uzbekistan. Ulugh Beg memang dikenal sebagai astronom yang cakap. Observatorium ini segera menarik perhatian sejumlah ilmuwan islam ,setelah Observatorium Maragheh hancur. Namun,setelah Ulugh Beg tumbang,observatorium ini dihancurkan para seterusnya.

10 Roket Terbesar yang Digunakan untuk Misi Ruang Angkasa

Written By Unknown on Senin, 17 Juni 2013 | 17.26

Roket merupakan kendaraan yang digunakan oleh manusia untuk melakukan perjalanan ke ruang angkasa. Di dunia ini,banyak sekali jenis-jenis roket yang dipakai dalam misi ruang angkasa. Dan roket itu pun memiliki ukuran yang sangat besar. Berikut ini merupakan 10 roket terbesar yang digunakan untuk misi ruang angkasa

1. Saturn V
Saturn V merupakan roket terbesar di dunia dan paling bertenaga yang pernah dibangun dalam sejarah umat manusia. Ini adalah roket yang memungkinkan bagi manusia untuk mendarat di Bulan. Saturn V tingginya hampir 363 kaki setinggi gedung 40 lantai
2. N-1
N-1 adalah roket yang cukup bertenaga dan roket terbesar yang dikembangkan oleh soviet untuk mengirim orang ke Bulan. Namun semua roket tersebut telah hancur selama penerbangan uji coba mereka. N1 panjangnya sekitar 344,5 meter.
3. ARES-1
Ares-1 adalah roket lain yang dirancang AS yang saat ini sedang dalam pembangunan. Setelah pensiun dari shuttle, Ares akan menjadi transportasi manusia untuk pergi ruang angkasa dan bahkan ke Bulan lagi. Ares-1 memiliki panjang 310 kaki dan didukung oleh satu mesin roket padat selama lepas landas.
4. DELTA IV
Delta IV adalah roket yang dirancang AS dengan tujuan untuk penggunaan militer dan komersial. Roket ini memiliki ketinggian 206 meter.
5. ATLAS V
Atlas V adalah roket buatan Amerika Serikat yang dirancang untuk membawa beban berat untuk diangkut ke orbit Bumi. Roket ini memiliki ketinggian 195 kaki dan memiliki total angkat dari massa 333.298 kg.
6. ARIANE 5
Uji terbang pertama Ariane 5 yang gagal pada bulan Juni 1996, dengan perusakan diri selama 37 detik setelah diluncurkan karena kerusakan pada software kontrol, yang tak diragukan lagi salah satu bug komputer paling mahal dalam sejarah. Roket ini memiliki ketinggian 193 kaki
7. SPACE SHUTTLE
Sekarang tiba disini dengan mesin canggih, yaitu pesawat ulang alik. Dibuat di USA, Pesawat Ulang Alik sedang digunakan untuk pengiriman kargo dengan ukuran sedang ke orbit dan dioperasikan oleh tujuh awak. Space Shuttle memiliki tinggi sepanjang 184 kaki
8. H-IIB ROCKET
H-IIB adalah roket berbahan bakar cair buatan Jepang yang menyediakan sistem peluncuran untuk tujuan utama peluncuran H-II Transfer Vehicle (HTV) terhadap Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS). Ini memiliki ketinggian 56m.
9. FALCON 9
Falcon 9 adalah dua-tahap dapat digunakan untuk orbit; oksigen cair dan minyak roket bertenaga meluncurkan kendaraan yang diproduksi oleh SpaceX. Roket ini diluncurkan pada akhir 2009. Dan roket ini direncanakan akan membawa astronot menuju Mars. Roket ini memiliki ketinggian 178 kaki. 
10. PROTON
Proton pertama diluncurkan pada tahun 1965 dan sistem peluncuran masih digunakan pada 2009, yang menjadikannya salah satu dari para pendukung paling sukses berat dalam sejarah luar angkasa. Ini memiliki ketinggian 53m.

12 Momen di Karir Astronot Chris Hadfield

Written By Unknown on Jumat, 14 Juni 2013 | 11.12


Siapa yang tidak mengenal Chris Hadfield? Ya,astronot asal Kanada ini merupakan astronot Kanada pertama yang sukses menjalani berbagai misi ruang angkasa di Stasiun Ruang Angkasa Internasional (ISS).
Chris Hadfield lahir pada tanggal 29 Agustus 1959 di Sarnia,Ontario,Kanada. Ia memiliki dua kendala besar. Pertama,usianya masih terlalu muda untuk seorang yang ingin menjadi astronot,yaitu sembilan tahun. Kedua,Kanada tidak memiliki program astronot.
Namun,Chris Hadfield tidaklah berputus asa. Ia meniti karirnya sebagai astronot dari bawah. Hingga akhirnya,ia menjadi astronot ternama,dan pada 10 Juni lalu,ia mengumumkan akan pensiun dari Badan Ruang Angkasa Kanada (CSA) per 3 Juli mendatang.
Berikut merupakan momen-momen Chris Hadfield dalam menjalani karirnya sebagai astronot :

1. Bergabung dengan korps Astronot



Chris Hadfield terpilih pertama kali menjadi astronot pada tahun 1992. Ia mendapatkan kesempatan langka,yaitu mengikuti pelatihan misi khusus di Johnson Space Center NASA.

2. Menjadi Pilot,pintu masuk menuju Astronot



Sebelum menjadi astronot,Chris Hadfield pernah menjadi seorang pilot. Karir pilotnya dimulai sebagai calon perwira penerbang Kanada untuk terbang pada misi NORAD (North American Aerospace Defense Command),organisasi gabungan Kanada dan Amerika Serikat untuk peringatan kedirgantaraan,kedaulatan udara,dan pertahanan bagi kedua negara.
Ia juga mengikuti tes sekolah pilot US Air Force di Edward Air Force Base di California.

3. Berkunjung ke stasiun ruang angkasa terbesar


Hadfield juga pernah mengunjungi Space Station Mir,stasiun ruang angkasa terbesar pada kala itu. Mir merupakan stasiun ruang angkasa milik Rusia yang mengorbit di orbit rendah Bumi,mulai dari tahun 1986 sampai 2001.
Untuk bisa menjelajahi stasiun ini,Hadfield harus belajar bahasa Rusia pada awal karirnya sebagai astronot. Ia terbang pertama kali ke ruang angkasa pada tahun 1995 bersama pesawat ulang alik STS-74.
Selama misi singkat itu,Hadfield meluangkan hobinya bermain gitar di orbit.

4. Kendalikan lengan pesawat


Keahlian yang dimiliki Hadfield berguna selama menjalankan misi ruang angkasa pertamanya.
Ia membantu mengendalikan Canadarm,lengan robot peswat STS-74 untuk menginstal modul doking Rusia,sehingga pesawat dapat terhubung dengan Mir.

5. Pengendali pesawat ruang angkasa


Pada awal karirnya,Hadfield mulai bekerja pada Mission Control sebagai komunikator kapsul (CapCorn). Jabatan itu bertugas menyampaikan instruksi atau komando bagi pesawat ruang angkasa.

6. Melayang di Orbit (spacewalk)

 

Pada tahun 2001,Hadfield menjadi orang Kanada pertama yang melakukan spacewalk. di luar pesawat STS-100. Ia mengakui pengalaman itu merupakan pengalaman yang paling berkesan yang pernah ia dapat sebagai astronot.

7. Memasang Canadarm2


Ia kembali menjalankan aksi spacewalk pada April 2001,untuk memasang Canadarm2,lengan robot pesawat yang lebih canggih.Canadarm2 telah digunakan sepanjang pembangunan ISS sampai sekarang.

8. Sambungkan pesawat ruang angkasa


Pada misi pesawat STS-100 April 2001,Hadfield juga sukses mentransfer robot pertama di ruang angkasa. Ia menghubungkan peluncur Canadarm2 ke Canadarm.

9. Terbang bersama Soyuz


Pada Desember 2012,Hadfield kembali menjalankan misi terbang ke ISS. Menggunakan pesawat ruang angkasa Soyuz,19 Desember 2012,bersama insinyur penerbangan NASA,Tom Marshburn dan komandan Soyuz,Roman Romanenko.
Hadfield menyebutkan pengalaman memimpin misi Ekspedisi 35 merupakan misi puncak sepanjang hidupnya.

10. Dokumentasi Radiasi


Hadfield memiliki kegiatan unik,yaitu merekam video di orbit untuk kepentingan pendidikan antariksa. Pada Juni 2013,video yang ia buat dilihat oleh 39 juta orang.
Salah satu video yang menjadi sorotan banyak orang adalah di saat ia berpose dengan detektor radiasi yang digunakan ISS sepanjang Ekspedisi 34/35 pada 2013.
Ia menguji radiasi di ruang angkasa dan Bumi. Detektor yang ia tampilkan serupa dengan detektor gelembung netron Radi-N2,yang digunakan puluhan mahasiswa Kanada untuk membandingkan paparan radiasi ruang angkasa dan Bumi. 

11. Bermain gitar


Aktifitas unik Hadfield adalah bermain gitar di ruang angkasa secara teratur. Posisi favoritnya adalah di Cupola,sebuah jendela di ISS yang langsung menghadap ke Bumi.
Dalam Ekspedisi 34/35 pada 2013,Hadfield menunjukan kebolehannya menyanyikan lagu asli berjudul ISS (Is Somebody Singing),berkolaborasi dengan Ed Robertson,salah satu personil band rock asal Kanada,Barenaked Ladies dari Bumi.
Lagu Space Oddity versi Hadfield di orbit juga menarik perhatian pencipta dan pelantun aslinya,David Bowie.

12. Putuskan pensiun


Pada 10 Juni silam,Chris Hadfield memutuskan untuk pensiun per 3 Juli nanti. Keputusannya itu membuka jalan bagi astronot Kanada berikutnya, David Saint-Jacques dan Jeremy Hansen untuk menjelajahi ruang angkasa, sebelum awal 2016.

7 Fakta Teleskop Termahal ALMA

Written By Unknown on Minggu, 17 Maret 2013 | 09.34



Teleskop ALMA (Atacama Large Millimeter/sub-Millimeter Array) merupakan proyek teleskop termahal di dunia yang lokasinya berada di Gurun Atacama,dataran tinggi Chajnantor,Cile. ALMA berada pada ketinggian lebih dari 5.000 meter di atas permukaan laut. Ada beberapa fakta dari teleskop ALMA ini,yaitu :

1. Teleskop Termahal

Ongkos untuk membangun teleskop radio ALMA ini berkisar US$ 1,8 miliar atau Rp 17,5 triliun. Biaya itu ditanggung bersama konsorsium Eropa,Amerika Utara,dan Asia Timur.

2. 66 Piringan Antena

Terdiri atas 66 piringan antena yang berdiameter 7 meter dan 12 meter. Kemampuan gabungan 66 piringan antena ini kurang-lebih setara dengan satu piringan antena radio berdiameter 14 kilometer

3. Perlu Satu Dekade

Pembangunan konstruksi teleskop ini dimulai sejak 2003 dan selesai dibangun tahun 2013.

4. Tempat Paling Kering
Gurun Atacama merupakan salah satu tempat paling kering di muka bumi. Kondisi alam ini penting bagi ALMA,karena penguapan air bisa mengurangi akurasi hasil pengamatan

5. Nyaris Sempurna

Bentuk parabola piringan antena ALMA ini nyaris sempurna dengan deviasi kurang dari 20 mikrometer. Akurasi ini penting untuk menjangkau cahaya kosmis paling jauh.

6. Sangat Dingin
Salah satu bagian penting dari antena ini,detektor yang memperkuat dan mengkonversi gelombang cahaya kosmis harus terus dijaga temperaturnya di bawah -269 derajat Celcius.

7. Paling Tinggi

Teleskop ALMA merupakan salah satu perangkat observasi langit yang berada di lokasi paling tinggi di dunia. Lokasi di ketinggian dan jauh dari permukiman dan kota ini sangat krusial,supaya teleskop ALMA terhindar dari distorsi atmosfer dan cahaya.

8 Jenis Hewan yang Menjadi 'Astronot' Ke Luar Angkasa

Written By Unknown on Senin, 04 Februari 2013 | 17.52

Astronot adalah sebutan bagi orang yang telah menjalani latihan dalam program penerbangan antariksa manusia untuk memimpin, menerbangkan pesawat, atau menjadi awak pesawat antariksa. Namun,bukan hanya manusia saja yang dapat menjadi seorang Astronot. Hewan pun dapat menjadi Astronot untuk menjalani misi di ruang angkasa.
Berikut ini adalah 8 jenis hewan yang menjadi Astronot ke luar angkasa :

1. Ikan

Beberapa negara seperti Rusia dan Amerika Serikat mengirim ikan dan kecebong ke luar angkasa. Misi ini dilakukan untuk mengetahui cara berenang seekor ikan dan kecebong apabila berada di luar angkasa. Kemudian diketahui,bahwa ikan dan kecebong itu berenangnya tidak membentuk garis lurus di luar angkasa,melainkan berenang melingkar. Hal ini karena di ruang angkasa tidak ada gravitasi mikro yang memandu naik turun gerakan hewan di air.

2. Anjing

Anjing yang paling terkenal atas misinya menuju luar angkasa dan membuat sejarah baru bagi masyarakat dunia bernama Laika. Laika adalah anjing jenis terrier yang berasal dari Rusia. Dia diberangkatkan menuju ruang angkasa dengan menggunakan pesawat Sputnik II pada tanggal 3 November 1957.
Laika diberangkatkan dengan bekal oksigen yang cukup untuk 10 hari. Laika ternyata mati pada hari keempat karena ada bagian sirkuit yang mengalami overheat dan Laika sendiri juga mengalami agresifitas,walaupun ia telah memakan makanannya.
Laika dikenang dan diabadikan dalam satu patung di Star City, Rusia, di depan pusat pelatihan kosmonaut.

3. Monyet

Monyet juga menjadi sasaran penelitian di luar angkasa. Monyet rhesus bernama Able dan monyet bajing bernama Baker terbang di dalam hidung misil balistik jarang menengah. Mereka ternyata tak memiliki berat dan mampu bertahan pada kecepatan maksimal yang mencapai 16 ribu km per jam.
Able dan Baker kembali mendarat dengan selamat. Namun Able mati 4 hari kemudian dalam keadaan terbius saat akan mengeluarkan elektroda yang terinfeksi. Sementara Baker menghabiskan sisa hidupnya di Pusat Roket dan Ruang Luar Angkasa di Huntsville, Alabama, sebelum mati pada 1984. 
Monyet bajing juga digunakan pada percobaan misil balistik jarak menengah. Gordo, demikian nama monyet bajing ini berada di ujung hidung misil, yang ternyata gagal terpisah. Gordo menghilang dan kemudian ilmuwan mengetahui dari sensor data, bahwa Gordo masih hidup, beberapa menit setelah misil memasuki kawasan gravitasi nol.
Gordo juga masih hidup saat misil itu kembali ke Bumi dengan kecepatan 10 ribu mil per jam, dan ujung misil yang berisi Gordi tenggelam di Cape Canaveral, Florida.'
Terbaru, pada 28 Januari 2013, program luar angkasa Iran mengumumkan bahwa mereka juga berhasil mengirimkan monyet ke luar angkasa. Pesawat luar angkasa bernama Pishgam kembali dengan membawa monyet itu hidup-hidup. Percobaan dengan monyet ini bukan pertama bagi Iran, karena sebelumnya tahun 2011, Iran meluncurkan monyet rhesus ke dalam roket Kavoshgar-5, kendati gagal dan tak diketahui hasilnya.


4. Simpanse
Simpanse bernama Ham ini mengorbit ke luar angkasa bersama roket Mercury Redstone pada 31 Januari 1961. Ham bisa bertahan pada roket yang mencapai ketinggian 253 km di atas Bumi. Saat penerbangan ke luar angkasa selama 16,5 menit, Ham tercatat mengalami keadaan tanpa berat selama 6,6 menit. 
Roket itu kemudian jatuh di Samudera Atlantik. Ham terlihat mengalami kelelahan dan dehidrasi, kendati pemeriksaan medis menyatakan Ham sehat-sehat saja. 
Setelah penerbangan itu Ham dirawat di Kebun Binatang Washington selama 10 tahun, sebelum dipindahkan ke North Carolina Zoological Park pada tahun 1980. Ham mati pada 17 Januari 1983, dan kerangkanya tetap disimpan untuk diteliti. 
Selain Ham, ada simpanse bernama Enos, simpanse pertama yang mencapai orbit Bumi. Enos mengikuti roket Mercury Atlas. Enos mati karena disentri 11 bulan kemudian.

5. Kucing
Pada tahun 1963, program luar angkasa Prancis, berencana meluncurkan kucing bernama Felix ke luar angkasa. Namun sayang, kucing itu kabur sebelum program dijalankan. Akhirnya antariksawan Prancis harus mengirimkan kucing betina bernama Felicette.

6. Laba-Laba
Laba-laba diikutsertakan pada misi penerbangan terakhir Apollo, Skylab 3 pada 28 Juli 1973. Dua laba-laba umum bernama Anita dan Arabella ini diteliti bagaimana mereka membuat jaring di luar angkasa. Laba-laba ini diawetkan dan dipamerkan di Museum Antariksa dan Angkasa Nasional milik yayasan Smithsonian.
Pada 1011, dua laba-laba yang dinamakan Gladys dan Esmeralda, diikutkan dalam pesawat ulang-alik Endeavor di Stasiun Ruang Angkasa Internasional. Laba-laba ini diteliti perilakunya dalam kondisi mikrogravitasi.

7. Katak
Pada tahun 1959, AS mengirimkan misil yang mengikutsertakan 2 katak. Namun sayangnya, dua katak itu hancur di luar angkasa. Pada 1970. AS kembali mengirimkan katak ke luar angkasa pada satelit Orbiting Otolith untuk mengetahui bagaimana katak mengalami mabuk di luar angkasa.

8. Cacing
Pada tahun 2006, ilmuwan membawa 4 ribu cacing ke Stasiun Luar Angkasa Internasional untuk meneliti bagaimana mikrogravitasi berpengaruh pada tubuh lunak cacing.
Cacing ternyata mengalami kondisi tanpa berat dengan baik, beranak pinak hingga 12 generasi di ruang angkasa.
 
Support : Copyright © 2013. Astronomi ID - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger