Home » , » Galileo Galilei,Bapak Astronomi Modern Dunia

Galileo Galilei,Bapak Astronomi Modern Dunia

Written By gioabi fashar on Sabtu, 16 Februari 2013 | 14.49


Siapa yang tidak kenal Galileo Galilei? Ya,Galileo Galilei adalah seorang astronom italia yang sering dijuluki sebagai bapak astronomi modern.
Galileo Galilei lahir pada tanggal 15 Februari 1564 di Pisa,Italia. Dia adalah anak pertama dari enam anak yang lahir dari ayahnya,Vincenzo Galilei sebagai seorang musisi dan ibunya, Giulia Degli Ammannati. Pada usia 6 tahun,keluarga Galileo pindah ke Florence. Di Florence,Galileo mendapatkan pendidikan awal di sebuah biara. Sebagai seorang remaja,ia cenderung ke arah iman katolik dan bahkan diharapkan untuk menjadi seorang pendeta. Namun,ayahnya ingin dia belajar kedokteran. Dan pada usia 17 tahun Galileo terdaftar di University of Pisa dengan fakultas kedokteran. Galileo tidak pernah menyelesaikan gelar dokternya dan lebih menekuni studi matematika.
jam pendulum yang ditemukan oleh Galileo
Pada tahun 1581,saat masih mahasiswa,Galileo yang sedang meneliti tentang pendulum dan bidang miring di University of Pisa kebetulan melihat gerakan berayun lampu di katedral Pisa. Dia menggunkan detak jantungnya sebagai timer untuk menghitung waktu ayunan besar dan kecil. Galileo lantas mengambil kesimpulan bahwa terlepas dari sudut gerak,periode pendulum adalah konstan. Penemuan ini kemudian mengarah pada penemuan jam pendulum.
Pada tahun 1589,Galileo ditugaskan sebagai ketua jurusan matematika di University of Pisa. Dia memegang posisi ini selama 3 tahun dan selama waktu tersebut,ia menulis sejumlah esai tentang teori gerak.
Pada tahun 1592,Galileo mengambil pekerjaan di University of Padua. Di University of Padua,beliau bertugas mengajarkan geometri Euclid dan astronomi geosentris pada mahasiswa kedokteran. Dia menjalani pekerjaan ini selama kurang lebih 18 tahun. 

Pada tahun 1602,Galileo menegaskan bahwa periode pendulum adalah konstan,setelah melakukan percobaan ulang bersama dengan murid-muridnya. Dia menegaskan periode pendulum apapun adalah independen dari ukuran busur yang dilaluinya (isochronism of a pendulum). Selama periode hidup Galileo,teori Aristoteles begitu mendominasi dan dianggap sebagai sebuah kebenaran. Teori ini menyatakan benda-benda langit berputar mengelilingi bumi,dan bumi adalah sebagai pusat alam semesta.
teleskop yang ditemukan oleh Galileo Galilei
Namun,pada tahun 1604,Galileo menentang teori Aristoteles dan secara terbuka mengakui bahwa dia mendukung teori Nicolaus Cipernicus. Teori ini menyatakan bahwa bumi bersama planet-planet lain berputar mengelilingi matahari.
Pada tahun 1609,Galileo mendengar tentang pembuat kaca asal belanda yang berhasil membuat lensa yang dapat digunakan untuk melihat objek yang jauh. Dia menggunakan lensa tersebut untuk membuat teleskop pada tanggal 25 Agustus 1609 dan menyajikan penemuannya ke Senat Venesia. Pada salah satu malam di tahun 1609,ketika Galileo mengarahkan teleskopnya ke langit,dia menemukan fakta-fakta yang menakjubkan. Menurut Aristoteles, benda-benda langit berbentuk mulus tanda cela, namun Galileo menemukan bahwa hipotesis Aristoteles tidak benar. Galileo juga mempelajari galaksi Bimasakti dan mengamati bahwa galaksi ini dipenuhi bintang yang tak terhitung jumlahnya.
Pada tahun 1610,Galileo mengarahkan teleskopnya ke Jupiter dan menemukan 4 objek seperti bintang di sekitar Jupiter. Dia juga menyadari bahwa 'bintang-bintang' tersebut berputar di sekitar Jupiter. Galileo lantas menarik kesimpulan bahwa benda tersebut sebenarnya adalah satelit yang mengelilingi Jupiter. Penemuan ini menegaskan keyakinannya pada teori Copernicus bahwa tidak semua benda langit berputar mengelilingi bumi. Jika ada benda-benda langit tidak berputar mengelilingi bumi, maka ada kemungkinan bumi bukanlah pusat alam semesta. Galileo menerbitkan temuan sensasionalnya dalam buku ‘The Starry Messenger’ yang diterbitkan di Venesia, Italia. Saat di Florence, Galileo menemukan benjolan aneh di Saturnus (Cincin Saturnus), fase Venus dan Mars, dan Bintik hitam di permukaan matahari.  Penemuan dan publikasi Galileo membuatnya terkenal, namun mendapatkan penentangan dari pengikut Gereja dan pendukung teori Aristoteles. Penemuan Galileo ditentang keras oleh Gereja dan memerintahkan Galileo untuk tidak mempertahankan, mengajar,dan membela dengan cara apapun. Karena Galileo adalah seorang Kristiani sejak lahir, dia mengikuti perintah Gereja untuk sementara. Saat kemarahan terhadap penemuannya telah mereda, dia mulai melakukan penelitian lagi.
Pada tahun 1632,Galileo menerbitkan sebuah buku yang berjudul "Dialogue Concerning The Two Chief World Systems" yang telah dia selesaikan selama 6 tahun. Buku ini didasarkan pada teori Copernican dan melalui buku tersebut Galileo berbicara tentang keyakinnanya akan kebenaran teori Copernicus. Akibat dari publikasi ini,Galileo diperintahkan menghadap tokoh gereja di Roma. Gereja memerintahkan Galileo untuk secara  publik menanggalkan keyakinannya pada teori Copernicus. Galileo dijatuhi hukuman tahanan rumah dengan larangan dikunjungi selama sisa hidupnya. Meskipun mendapatkan penentangan dari berbagai ilmuwan dan negarawan,atas keputusan Paus dan inkuisisi Roma,hukuman Galileo tidak pernah diringankan.
Pada tahun 1637,ketika Galileo menjadi buta,hukuman atasnya agak dikendorkan dan diizinkan menerima pengunjung.
Pada tahun 1638,Galileo berhasil berhasil menyelesaikan penelitian yang menjadi dasar bagi mekanika modern yang disebut "Disources on Two New Sciences". Naskah ini berhasil diselundupkan ke Belanda untuk kemudian diterbitkan.
Pada tanggal 8 Januari 1642 ,Galileo meninggal pada usia 77 tahun dan dianggap oleh sebagian orang sebagai "martir bagi kebenaran ilmiah". 
Barulah pada tahun 1992,Paus Yohanes Paulus II menyatakan bahwa Gereja Katolik telah membuat kesalahan dengan menghukum Galileo.
Share this article :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
Support : Copyright © 2013. Astronomi ID - All Rights Reserved
Proudly powered by Blogger